![]() |
|
Wali Kota Manado membuka Larwasda. (ivan) |
Larwasda ini bertujuan, agar setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dapat mengetahui beban kerja mereka yang tertunda melalui temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).
“Saya berharap tunggakan-tunggakan temuan di SKPD dapat diselesaikan secepatnya. Memang, temuan-temuan ini merupakan akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya tidak hanya saat pemerintahan saya dan Pak Mor. Ini wajib diseriusi dan dituntaskan,” ucap Wali Kota Lumentut.
Komitmen ini sepenuhnya ditunjang Kepala Badan Pengawasan Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulawesi Utara. Sihar Panjaitan selaku ketua BPK menyatakan, mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih perlu ada komitmen dari aparatur pemerintah.
“Perlu komitmen dari pemerintah untuk anggaran pembangunannya bagi kepentingan masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi. Karena tanggung jawab kita kepada Tuhan,” ucap Panjaitan.
Hal senada ikut diaminkan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Auditorat I BPK-RI Ida irawati SE MAP, bahwa akumulasi temuan dari 2005 yang direkomendasikan BPK-RI harus diselesaikan, karena berimplikasi pidana dan terancam penjara serta denda ratusan juta.
“Saya hanya minta adanya komitmen untuk menyelasaikan itu,” pungkasnya. (ivan pelealu)
Tidak ada komentar