Dollar Melambung Tinggi, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri

FOX News
12 Mar 2026 06:25
Bisnis 0 8
3 menit membaca

Menjelang musim libur panjang lebaran tahun ini, terjadi pergeseran tren yang signifikan di kalangan wisatawan nusantara. Faktor utama yang mengubah peta perjalanan masyarakat Indonesia adalah ketidakstabilan ekonomi global yang menyebabkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tembus angka Rp 17.000. 

Para pelancong lokal kini kompak mengalihkan incaran liburan mereka ke berbagai destinasi domestik sebagai alternatif untuk bepergian ke destinasi internasional. Fenomena ini tidak hanya dipicu oleh mahalnya biaya liburan ke luar negeri akibat pelemahan Rupiah, tetapi juga diperparah oleh situasi geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah. 

Konflik yang masih berlanjut di sana turut menyumbang kekhawatiran dan menurunkan minat masyarakat untuk berpergian ke luar negeri. Situasi ini diperburuk dengan adanya laporan sejumlah maskapai penerbangan internasional yang gagal terbang atau mengalami penundaan, sehingga banyak wisatawan mancanegara (termasuk WNI) terjebak dan tidak bisa kembali ke negara asal sesuai jadwal. Kekacauan perjalanan internasional ini semakin menegaskan pilihan masyarakat untuk memilih liburan yang lebih aman, dekat, dan tentunya ramah di kantong di tengah tekanan ekonomi. 

Namun di tengah situasi tersebut, sektor pariwisata domestik justru melihat peluang. Berkurangnya minat masyarakat untuk bepergian ke luar negeri mendorong banyak wisatawan untuk kembali melirik destinasi di dalam negeri. Sejumlah destinasi unggulan Indonesia diperkirakan akan kembali ramai dikunjungi oleh wisatawan nusantara. Berikut beberapa destinasi yang menjadi pilihan favorit:

Bali

Pulau Dewata tetap menjadi destinasi favorit wisatawan lokal. Selain pantai dan budayanya yang mendunia, Bali dianggap sebagai “rumah kedua” bagi wisatawan yang ingin menikmati fasilitas berkelas internasional tanpa menghabiskan banyak waktu untuk mengurus paspor dan visa. Bali menawarkan berbagai jenis penginapan, mulai dari vila mewah hingga penginapan murah, dan penerbangan langsung dari berbagai kota di Indonesia. Ini membuat Bali pilihan yang paling masuk akal di tengah harganya.  

Yogyakarta

Kota pelajar ini tidak pernah kehilangan pesonanya. Kenaikan jumlah wisatawan lokal sudah terlihat sejak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) beberapa waktu lalu, dan tren ini diprediksi akan berlanjut hingga lebaran. Yogyakarta menawarkan paket liburan lengkap mulai dari wisata candi bersejarah seperti Borobudur dan Prambanan, petualangan alam di Gunung Merapi dan pantai-pantai selatan, hingga kuliner khas yang legendaris dengan harga yang tetap bersahabat. 

Bandung

Bagi masyarakat Jabodetabek dan sekitarnya, Bandung adalah destinasi liburan akhir pekan yang selalu menarik untuk dikunjungi. Udara sejuk, ragam kuliner kreatif, serta factory outlet yang mendagangkan busana bermerek dengan harga diskon menjadi magnet utama. Selain itu, banyaknya villa dan hotel dengan pemandangan indah di kawasan Lembang dan Dago Pakar menjadikan Bandung sebagai destinasi favorit untuk melepas penat dengan biaya yang terjangkau. 

Danau Toba

Menawarkan keindahan alam yang spektakuler, Danau Toba di Sumatera Utara telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi alam paling memikat di Indonesia. Dikenal sebagai salah satu danau vulkanik terbesar di dunia, Danau Toba menawarkan panorama alam yang menenangkan, dengan Pulau Samosir yang terletak di tengahnya memiliki kaya akan budaya dan tradisi masyarakat Batak, menambah keunikan dalam pengalaman bagi setiap pengunjung. Destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Indonesia kelas dunia dengan biaya yang lebih ekonomis dibandingkan berwisata ke luar negeri. 

Bagi wisatawan yang ingin menikmati persona alam ini dengan lebih dekat, menginap di Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir dapat menjadi pilihan yang tepat. Terletak di kawasan Tuktuk di Pulau Samosir, resort ini menawarkan suasana yang tenang dengan pemandangan langsung ke Danau Toba. Lingkungannya yang dikelilingi alam membuat setiap momen terasa lebih santai.

Fenomena ini menjadi dorongan bagi industri pariwisata domestik untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat upaya promosi. Di tengah berbagai ketidakpastian global, konsep “berlibur di negara sendiri” tidak lagi dianggap sekedar alternatif, melainkan telah berkembang menjadi pilihan utama yang praktis, cerdas, dan menyenangkan.

Artikel ini juga tayanh di vritimes