Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia. Dikembangkan oleh Computer Engineering BINUS @Kemanggisan, Bianka menghadirkan cara baru menikmati alat musik tradisional yang lebih modern, interaktif, dan relevan bagi generasi masa kini. Inovasi ini turut berpartisipasi dalam Techman Day pada 31 Maret 2026 sebagai bagian dari showcase teknologi dan kreativitas, sekaligus untuk memperkenalkan perpaduan budaya dan teknologi kepada audiens yang lebih luas.
Dikembangkan oleh Christian Lokonanta, Rudy Susanto, Rinda Hedwig, dan Marcel Saputra, inovasi ini menggabungkan mekanik, musik, dan teknologi digital. Sistemnya digerakkan oleh motor yang dikontrol menggunakan minikomputer dan mikrokontroler, serta dapat diakses melalui smartphone berbasis Android. Lagu yang dimainkan dapat dieksekusi dengan tingkat akurasi hingga 100%, sekaligus tetap menghasilkan suara angklung yang hangat dan natural.
Lebih dari sekadar inovasi teknologi, Bianka menjadi simbol bagaimana budaya Indonesia dapat diangkat ke panggung global. Bianka pernah tampil di Ars Electronica di Austria dan menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia. Bahkan, sekitar 81% responden menyatakan tertarik untuk lebih mengenal dan mempelajari Indonesia setelah melihat sistem ini.
Saat ini, Bianka dapat ditemui di lobby BINUS @Kemanggisan, Anggrek Campus, dan terus menjadi salah satu inovasi kebanggaan yang menggabungkan budaya dan teknologi
Artikel ini juga tayanh di vritimes