AssistX Ajukan Paten AI, Langkah Baru Menuju Kedaulatan Teknologi Indonesia

FOX News
2 Apr 2026 15:45
Bisnis 0 10
2 menit membaca

AssistX resmi mengumumkan pengajuan paten untuk teknologi AI inovasi anak bangsa, sekaligus membuktikan bahwa talenta lokal siap bersaing di level global.

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan kemandirian teknologi nasional, perusahaan teknologi AssistX tengah mengawal proses pengajuan paten untuk sejumlah inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan secara mandiri

AssistX resmi mengajukan paten untuk empat inovasi Artificial Intelligence (AI)  seperti metode kompresi data berbasis algoritma genetika terbalik, sistem analitik video CCTV waktu nyata (real time), optimasi citra medis (DICOM), serta estimasi kecepatan objek berbasis computer vision untuk mendukung sistem transportasi cerdas dan smart city.

Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat kedaulatan teknologi nasional dan memastikan inovasi karya anak bangsa memiliki perlindungan hukum yang kuat di tengah dominasi pemain global.

Teknologi AI ini dirancang untuk dapat diimplementasikan langsung pada infrastruktur yang ada, guna mendukung efisiensi di sektor perbankan, transportasi, perkebunan, pertambangan hingga pengembangan smart city di Indonesia.

Chief Scientific Officer AssistX, Mauritz Panggabean, PhD menegaskan bahwa hak kekayaan intelektual adalah aset krusial agar riset teknologi lokal tidak sekadar menjadi objek tiruan, melainkan memiliki daya tawar tinggi di pasar internasional. Melalui langkah ini, AssistX berkomitmen menjadi motor penggerak transformasi digital Indonesia yang lebih mandiri, aman, dan berkelanjutan.  

Dari perspektif investasi, portofolio HKI yang kuat menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan valuasi perusahaan teknologi. Investor, khususnya di sektor deep tech dan AI, cenderung melihat paten sebagai bukti konkret bahwa sebuah perusahaan memiliki teknologi yang defensible serta potensi komersialisasi jangka panjang.

Ke depan, AssistX menargetkan pengembangan lanjutan dari teknologi ini untuk mendukung transformasi digital nasional yang lebih mandiri, aman, dan berkelanjutan.

Artikel ini juga tayanh di vritimes