Perluas Literasi AI, Telkom AI Center Malang Ajak Perempuan Ojol Manfaatkan AI Secara Produktif

FOX News
29 Sep 2026 16:23
Bisnis 0 8
3 menit membaca

Program AI for Productivity bersama GASPOL Malang membekali lebih dari 85 peserta dengan pemahaman dan praktik pemanfaatan AI untuk kebutuhan sehari-hari.

Malang, 30 September 2026 – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin memengaruhi cara masyarakat memperoleh informasi, bekerja, berkomunikasi, dan menghasilkan karya. Di tengah perubahan tersebut, kemampuan memahami dan memanfaatkan AI secara tepat menjadi bagian penting dari literasi digital.

Sebagai upaya memperluas akses pembelajaran AI kepada masyarakat, Telkom AI Center Malang bersama Nortis AI Academy menyelenggarakan program AI for Productivity bersama komunitas Gerakan Sayang Perempuan Ojol (GASPOL) Kota Malang (27/8). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Sosial Sulfat, Malang ini diikuti oleh lebih dari 85 peserta.

“Kolaborasi dengan komunitas menjadi bagian penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembelajaran AI. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat menghadirkan materi yang lebih dekat dengan kebutuhan peserta dan mendorong pemanfaatan AI secara praktis dalam aktivitas sehari-hari,” ujar M. Ziaelfikar Albaba, BCL (Business and Community Lead) Telkom AI Center Malang. 

Pembelajaran dipandu oleh Hari Obbie, Content Creator, yang mengajak peserta memahami bahwa AI sebenarnya telah menjadi bagian dari berbagai teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah Google Maps, yang menunjukkan bagaimana AI telah diterapkan untuk membantu aktivitas masyarakat jauh sebelum istilah AI semakin populer.

Peserta kemudian mendapatkan pemahaman mengenai cara mengenali perbedaan antara konten yang dihasilkan AI dan konten nyata. Selain itu, peserta diperkenalkan pada berbagai pemanfaatan AI untuk kebutuhan kreatif, mulai dari membuat poster, menghasilkan video, hingga mengolah foto.

Pada sesi praktik, peserta menggunakan Gemini untuk mengubah latar belakang foto sesuai keinginan. Peserta dapat bereksperimen dengan berbagai latar, seperti pantai, pegunungan, dan tempat wisata. Praktik ini memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kreatif dengan proses yang sederhana dan mudah diterapkan.

Antusiasme peserta juga terlihat dalam sesi diskusi yang membahas dampak AI terhadap kehidupan dan pekerjaan. Sejumlah peserta menyampaikan kekhawatiran mengenai potensi ketergantungan terhadap AI, khususnya terhadap generasi muda, serta dampak perkembangan AI terhadap pekerja di bidang seni dan profesi kreatif.

Menanggapi hal tersebut, Hari Obbie menjelaskan bahwa setiap perkembangan teknologi membawa perubahan terhadap cara manusia bekerja. Seperti halnya peralihan dari buku tulis menuju laptop dan perangkat digital, perkembangan AI juga menuntut manusia untuk terus beradaptasi.

Dalam konteks tersebut, AI sebaiknya diposisikan sebagai asisten yang membantu meningkatkan produktivitas, bukan sebagai pengganti kemampuan manusia. Ide, kreativitas, pengambilan keputusan, serta kemampuan manusia dalam menentukan bagaimana teknologi digunakan tetap menjadi bagian penting dalam menghasilkan nilai.

Melalui kolaborasi bersama komunitas GASPOL, Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Academy terus mendorong perluasan literasi AI melalui pembelajaran yang praktis, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta mengenali peluang pemanfaatan AI sekaligus membangun kemampuan untuk menggunakannya secara bijak dan produktif.

Program AI for Productivity ini merupakan bagian dari AI Opportunity Funding: Asia Pacific, yang diinisiasi oleh AVPN dan didukung oleh Google.org serta Asian Development Bank (ADB).

Artikel ini juga tayanh di vritimes