Bittime menghadirkan PayDay GainDay, sebuah kampanye yang mengajak masyarakat menjadikan setiap hari gajian sebagai pengingat untuk menyisihkan sebagian penghasilan dan mulai berinvestasi secara konsisten.
Jakarta, 27 Agustus 2026 — Hari gajian selama ini identik dengan membayar kebutuhan bulanan, melunasi tagihan, dan menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan. Di tengah kebutuhan untuk mengelola keuangan secara lebih terencana, momentum tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai titik awal untuk membangun kebiasaan investasi secara rutin.
Melihat peluang tersebut, Bittime menghadirkan PayDay GainDay, sebuah kampanye yang mengajak masyarakat menjadikan setiap hari gajian sebagai pengingat untuk menyisihkan sebagian penghasilan dan mulai berinvestasi secara konsisten.
Alih-alih menunggu hingga memiliki penghasilan lebih besar atau dana dalam jumlah besar, PayDay GainDay membawa gagasan bahwa kebiasaan investasi dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara berkala. Setelah kebutuhan utama dan kewajiban bulanan terpenuhi, sebagian penghasilan dapat dialokasikan untuk tujuan investasi sesuai dengan kemampuan dan profil masing-masing.
“Financial freedom tidak dibangun dalam semalam. Perjalanan menuju kondisi finansial yang lebih baik justru terbentuk dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Hari gajian dapat menjadi momentum sederhana untuk mulai menyisihkan sebagian penghasilan dan mengalokasikannya untuk investasi,” ujar Ryan Lymn, COO Bittime.
Menurut Bittime, menjadikan payday sebagai financial checkpoint dapat membantu masyarakat membangun rutinitas finansial yang lebih terstruktur. Dengan menjadikan hari gajian sebagai pengingat, investasi dapat diposisikan sebagai bagian dari pengelolaan keuangan rutin, bukan sekadar aktivitas yang dilakukan sesekali.
Selain mendorong kebiasaan investasi rutin, PayDay GainDay juga memperkenalkan konsep global asset allocation sebagai salah satu pendekatan dalam melakukan diversifikasi portofolio. Melalui pendekatan ini, masyarakat dapat mengenal beragam pilihan aset dan eksposur pasar, termasuk aset berbasis USD seperti USDY, emas, dan saham AS.
Salah satunya adalah USDY, token dari Ondo US Dollar Yield, produk real-world asset (RWA) yang dirancang untuk memberikan eksposur terhadap dolar AS sekaligus potensi imbal hasil yang berasal dari aset pendukungnya, termasuk obligasi pemerintah AS jangka pendek. Berbeda dengan stablecoin yang umumnya dirancang untuk mempertahankan nilai di sekitar US$1, USDY dirancang untuk mengalami pertumbuhan nilai seiring dengan akumulasi hasil dari aset yang mendasarinya.
USDY juga menawarkan imbal hasil dalam denominasi USD yang berada di kisaran 4%, meski tingkat imbal hasil dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan mekanisme produk. Dengan mengenal pilihan aset seperti USDY, masyarakat dapat melihat alternatif untuk membangun portofolio dengan eksposur terhadap aset dan mata uang yang lebih beragam.
“Membangun kebiasaan investasi tidak harus dimulai dari strategi yang kompleks. Yang penting adalah memahami tujuan finansial dan membangun pola investasi yang sesuai dengan kemampuan masing-masing. Melalui PayDay GainDay, kami ingin menjadikan investasi sebagai bagian yang lebih sederhana dan relevan dari rutinitas finansial sehari-hari, termasuk dengan mengenalkan pilihan aset berbasis USD seperti USDY sebagai bagian dari diversifikasi,” lanjut Ryan.
Sebagai bagian dari kampanye, Bittime juga menyediakan bonus investasi hingga Rp5 juta dalam bentuk Tether Gold ($XAUT) bagi pengguna yang memenuhi persyaratan program. Insentif tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk mulai menjadikan investasi sebagai bagian dari rutinitas pengelolaan keuangan setelah menerima penghasilan.
PayDay GainDay berlangsung pada 24 Agustus hingga 9 September 2026. Pengguna dapat mengikuti kampanye dengan melakukan deposit dan memenuhi minimum total pembelian sesuai dengan level yang dipilih.
Program ini terdiri dari lima level dengan besaran deposit, total pembelian, bonus, dan kuota peserta yang berbeda. Level pertama dimulai dari deposit minimum Rp500.000 dan total pembelian minimum Rp2,5 juta, dengan bonus investasi Rp50.000. Sementara itu, level tertinggi membutuhkan deposit minimum Rp250 juta dan total pembelian minimum Rp1,5 miliar, dengan bonus investasi hingga Rp5 juta. Secara keseluruhan, bonus yang tersedia berkisar antara Rp50.000 hingga Rp5 juta, dengan kuota terbatas pada setiap level. Pemberian bonus berlaku sesuai dengan syarat dan ketentuan kampanye.
Melalui PayDay GainDay, Bittime ingin membawa investasi lebih dekat dengan rutinitas finansial sehari-hari, bukan sebagai aktivitas yang dilakukan sesekali, melainkan sebagai kebiasaan yang dapat dimulai setiap kali menerima penghasilan. Pada akhirnya, membangun kondisi finansial yang lebih baik bukan hanya tentang satu keputusan besar saja, tetapi tentang kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, satu payday pada satu waktu.
Tentang Bittime
Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta terdaftar pada Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).
Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store.
Disclaimer
Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar dan diawasi OJK yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.
Artikel ini juga tayanh di vritimes