UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5

FOX News
27 Agu 2026 06:45
Bisnis 0 7
3 menit membaca

Jakarta – PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) kembali mencatatkan keberhasilan dalam proyek East Coast Rail Link (ECRL) Malaysia. Kali ini, PLN NPC berhasil melaksanakan energized untuk Underground Cable (UGC) Feeder Station ECRL FS 02 di Seberang Jertih pada 30 April 2026.

Pencapaian tersebut menjadi perhatian karena proyek UGC FS 02 memiliki jalur kabel bawah tanah sepanjang 10 km. Jalur tersebut menjadi yang terpanjang dari seluruh Feeder Station ECRL yang dikerjakan PLN NPC di Malaysia.

Secara sederhana, Underground Cable atau UGC adalah kabel yang ditanam di dalam tanah untuk mengirimkan listrik dari satu lokasi ke lokasi lain secara aman dan tersembunyi. Infrastruktur ini dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan listrik rumah, bisnis, penerangan jalan, hingga berbagai infrastruktur lainnya.

Untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan dengan memperhatikan aspek lingkungan, PLN NPC menyusun Environmental Management Plan (EMP) atau Rencana Pengelolaan Lingkungan. Dokumen ini berisi langkah-langkah mitigasi, pemantauan, dan pengelolaan untuk mengurangi dampak negatif lingkungan dan sosial selama proyek berlangsung. Persetujuan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan pekerjaan memperhatikan ketentuan lingkungan yang berlaku. 

Selain berhasil menyelesaikan energize UGC terpanjang, proyek ini juga mendapatkan apresiasi Rating Bintang 5 dari Tenaga Switchgear (TSG). Rating tersebut menunjukkan bahwa PLN NPC telah memenuhi standar keselamatan, kepatuhan, dan kemampuan engineering yang kuat.

Direktur Utama PLN NPC Hendra Fitria menyampaikan, keberhasilan energize UGC terpanjang pada proyek ECRL FS 02 ini merupakan wujud komitmen PLN NPC dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berstandar internasional. Ia juga menegaskan pencapaian ini tidak terlepas dari penerapan aspek keselamatan, kualitas engineering, serta pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dalam setiap tahapan proyek.

“Keberhasilan ini menjadi bukti kesiapan PLN NPC dalam mendukung proyek strategis internasional melalui solusi konstruksi dan kelistrikan yang unggul dan berkelanjutan,” terang Hendra, dalam keterangan resminya. Pencapaian UGC tersebut melengkapi keberhasilan PLN NPC sebelumnya dalam menyelesaikan energized project untuk Substation ECRL FS 02 di Seberang Jertih. 

PLN NPC juga telah mencatatkan penyelesaian energized project ECRL FS 01 di Tunjung, Kelantan, serta FS 09 di Jambu Rias, Malaysia. Dalam konteks ECRL, keberadaan FS dan jaringan kelistrikan memiliki peran penting untuk mendukung operasional kereta listrik. 

ECRL merupakan proyek kereta listrik yang sepenuhnya menggunakan tenaga elektrik untuk operasional penumpang dan kargo. Jaringan ini diproyeksikan akan memperkuat konektivitas antara Pantai Timur dan wilayah tengah Semenanjung Malaysia.

Keberhasilan FS 02 menunjukkan bahwa kemampuan PLN NPC tidak hanya terletak pada pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga pada pengelolaan proyek yang melibatkan aspek teknis, keselamatan, lingkungan, dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan jalur UGC sepanjang 10 km, proyek ini menjadi salah satu bukti kemampuan PLN NPC menangani pekerjaan kelistrikan berskala besar di pasar internasional.

Artikel ini juga tayanh di vritimes