Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, SUCOFINDO Ekspansi ke Jepang

FOX News
10 Apr 2026 04:09
Bisnis 0 8
3 menit membaca

Jepang, (10/04) – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) dengan memperluas ekspansi layanan ke pasar internasional, khususnya Jepang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong daya saing industri nasional, memperluas ekspor, serta mendukung harmonisasi standar global dan praktik bisnis berkelanjutan.

Ekspansi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara PT SUCOFINDO (PERSERO) dan Japan Quality Assurance Organization (JQA). Kerja sama ini mencakup pengembangan layanan sertifikasi dan akses pasar, kolaborasi pengujian dan inspeksi, serta peningkatan kapasitas dan penguatan skema sertifikasi bersama.

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

“SUCOFINDO berperan sebagai enabler bagi industri nasional untuk memenuhi standar internasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, khususnya ke Jepang, serta meningkatkan kepercayaan global terhadap produk Indonesia,” ujar Sandry.

Sebagai BUMN yang bergerak di bidang TIC, SUCOFINDO memiliki peran penting dalam mendukung implementasi regulasi pemerintah, memastikan kepatuhan industri, serta memperkuat infrastruktur mutu nasional. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan antara Indonesia dan Jepang serta memperkuat pengakuan internasional terhadap layanan TIC Indonesia.

Direktur Operasi PT SUCOFINDO (PERSERO), Dani Pramantyo, menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam mengintegrasikan proses operasional dengan mitra global.

“Harmonisasi standar melalui kolaborasi ini akan meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta kesiapan sumber daya dalam menghadapi persaingan global,” jelas Dani.

Selain memperkuat akses perdagangan, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda global transisi energi berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penguatan layanan pemastian biomassa kelapa sawit sebagai bagian dari ekosistem energi hijau.

Dalam ajang International Biomass Expo di Tokyo Big Sight, Jepang, SUCOFINDO menegaskan kapabilitasnya yang 68 laboratorium, 29 kantor cabang, serta 93 titik layanan di seluruh Indonesia.

“SUCOFINDO memiliki kapabilitas dalam memastikan biomassa kelapa sawit memenuhi standar internasional, meningkatkan kepercayaan pasar global, serta memperkuat rantai pasok energi berkelanjutan,” ujar Sandry.

Layanan yang diberikan mencakup pengambilan sampel dan pengujian, verifikasi kuantitas, verifikasi keberlanjutan, serta traceability assurance untuk memastikan transparansi rantai pasok. Hal ini menjadi penting dalam menjawab tuntutan global terhadap praktik ESG (Environmental, Social, and Governance) yang semakin ketat.

Lebih lanjut, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga terus mengembangkan berbagai layanan berbasis keberlanjutan, antara lain pemantauan dan pengelolaan lingkungan berbasis teknologi, audit lingkungan, konsultansi ESG, serta dukungan terhadap green mining, green smelter, sustainable procurement, eco-label, green building, green port, hingga pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan layanan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).

Melalui langkah ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) tidak hanya memperkuat perannya dalam meningkatkan daya saing industri nasional, tetapi juga berkontribusi dalam percepatan transisi menuju sistem energi rendah karbon serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Ke depan, PT SUCOFINDO (PERSERO) optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak nyata, baik dalam peningkatan ekspor, penguatan industri nasional, maupun pengembangan ekosistem energi berkelanjutan.

“SUCOFINDO siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” tutup Sandry.

Artikel ini juga tayanh di vritimes